Kewajiban Istinja'

Istinja' 

والاستنجاء واجب من البول والغائط والأفضل أن يستنجي بالأحجار ثم يتبعها بالماء ويجوز أن يقتصر على الماء أو على ثلاثة أحجار ينقي بهن المحل فإذا أراد الاقتصار على أحدهما فالماء أفضل. 

Instinja' itu wajib setelah buang air kecil dan buang air besar. 

Yang utama adalah bersuci dengan memakai beberapa batu kemudian dengan air. Boleh bersuci dengan air saja atau dengan tiga buah batu yang dapat membersihkan tempat najis. 

Apabila hendak memakai salah satu dari dua cara, maka memakai air lebih utama.

Istinja' atau membersihkan sisa-sisa kotoran air kencing/air besar hukumnya wajib,

Sebagai seorang muslim diwajibkan untuk bersegera dalam membersihkan najis,

Sebagaimana hadist tentang Arab Badui yang kencing di masjid dengan segera Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memerintahkan kepada para sahabatnya untuk dibawakan seember air lalu menyiramkan diatas tanah masjid tersebut.

Istinja' bisa dilakukan dengan tiga cara;

1. Istinja' dengan beberapa buah batu (istijmar) lalu diikuti dengan air, inilah yang paling afdhol.
dikarenakan istijmar dengan batu dapat menghilangkan kotoran tanpa menyentuhnya secara langsung. Lalu setelah itu air yang akan membersihkan kotoran yang tersisa.

2. Istinja' dengan menggunakan air,

dasarnya adalah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu tentang penduduk Quba’ yang menjadi sebab turunnya ayat berikut,
فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ
Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.” 
(QS. At-Taubah: 108). 
Dahulu mereka (penduduk Quba) terbiasa beristinja’ dengan air lantas turunlah ayat ini.” 
(Hadist Hasan riwayat Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah,).
3. Istinja' menggunakan tiga buah batu.

Dasarnya adalah hadist Aisyah Radhiallahu Anha, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda

إذَا ذَهَبَ أحدُكمْ إلى الغائطِ فلْيَذْهَبْ مَعَهُ بِثَلاثَةِ 
أحجارٍ، يَسْتطِيبُ بِهِن، فَإنّهَا تُجْزِىءُ عَنهُ

" Apabila salah seorang dari kalian pergi untuk berhajat, maka hendaklah membawa tiga buah batu, untuk bersuci dengan batu tersebut, karena bersuci dengan batu itu sudah mencukupi

( HR abu Daud )

Apabila hendak memakai salah satu dari dua cara, maka memakai air lebih utama.

Diperbolehkan istinja' dengan selain batu jika terpenuhi 4 syarat;

1. Benda itu harus suci, maka tidak sah beristinja dengan kotoran hewan

2. Benda tersebut bisa digunakan untuk mengangkat kotoran

3. Benda tersebut bukan dari sesuatu yang dimuliakan, seperti bagian tubuh binatang, makanan, dan tulang.

4. Najisnya belum kering sehingga bisa dihilangkan,

Apabila menggunakan tiga buah batu dirasa kurang membersihkan boleh menambah jumlah batu tersebut dengan bilang ganjil, (5,7,9dst)


و الله اعلم 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Air Musyammas

Air Mutlak

Air Najis